Perut sebenarnya sudah kenyang dan puas dari Khansama Tandoori Restaurant tapi toko yang satu ini cukup menarik hati. Moghul Sweet Shop. Toko kecil di Little India yang menjual traditional Indian sweets. Sudah jauh-jauh sampai di sini, sayang kan kalau ga nyoba? --> mencari pembelaan diri, hehe.. Yang paling unik, snack yang satu ini. Bentuknya kotak dan dari penampilannya so cute.
Kalakand (S$1.00), kuliner manis khas India Utara yang dibuat dari cottage cheese, susu, dan gula yang dipadatkan lalu dilengkapi dengan irisan kacang pistachio. Waktu digigit teksturnya seperti keju tapi lebih lembek dan basah, rasanya juga maniiis. India memang khas banget =) Selain kalakand, masih banyak snacks lain yang dijual di sini. Tapi lebih baik tahan diri untuk wisata kuliner selanjutnya =)
Moghul Sweet Shop
Little India Arcade #01-02
48 Seranggon Road (S) 217959
Tampilkan postingan dengan label Little India. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Little India. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 September 2011
Khansama Tandoori Restaurant - Little India
Di Little India, banyak kios sampai restoran yang menyajikan makanan khas India. Jadi sebenarnya cukup bingung buat menentukan mau makan di mana. Tapi ada satu tempat yang agak berbeda, restorannya cukup bersih, banyak bule yang makan di sana, lantai 1-nya bahkan udah full.. Di brosur yang dibagikan juga ada tagline, "PROBABLY THE BEST NORTH INDIAN RESTAURANT IN SINGAPORE". Hmm, cukup meyakinkan walaupun ada kata "probably" di sana =P this is it, Khansama Tandoori Restaurant!
Arsitekturnya India banget, banyak patung-patung khas India. Waiternya juga keturunan India gitu (yaa, semua yang tinggal di Little India juga kayak gitu kali, hehe). Pokoknya so India >.<
Kalo ngomong soal makanan India, pasti gak jauh-jauh dari pratha. Katanya pratha yang paling sering dipesan di sini Aloo Pratha (S$4.50), roti pratha yang diisi mashed potatoes. Selain pratha, ada juga roti naan. Bedanya, naan teksturnya lebih crispy daripada pratha karena pakai tepung yang berbeda. Selain itu, naan dipanggang dalam clay oven yang dipanasi dengan arang sedangkan pratha dimasak di atas hotplate. Cheese Garlic Naan (S$6.50) kayaknya cukup menggoda. Naan yang diisi keju cheddar plus ditaburi garlic, nyaam.. Pratha sama naan gak dimakan begitu aja, umumnya dimakan sama kari atau daging yang lain. Cece Elita terus mesan Butter Chicken (S$12.50) buat pendamping makan roti. One perfect word to describe Indian food, SPICY!!
Naan memang lebih crispy daripada pratha, tapi jangan bayangkan se-crispy kerupuk. Ada lapisan yang crispy tapi ada juga lapisan yang lembut. Perpaduan rasa cheese dan garlic-nya so funtastic!!! Beda lagi sama pratha yang seluruhnya lembut seperti lapisan dalam pie. Dimakan sendiri aja udah enak, apalagi kalo dimakan sama butter chicken-nya?? ENAAAAAAAAAK!!! Saus butter chicken-nya kental banget, benar-benar penuh bumbu dan rempah.. Rasanya kaya dan kuat banget.. Glegg, sampai telan ludah kalau ingat-ingat rasanya. Really a great experience of culinary.. Then I tag this as one of my favorite food!
Ga cuma makanan aja yang diberi rempah. Minuman juga dicampur rempah. Ini dia minuman khas India. Teh Halia (Hot: S$2.50, Iced: S$3.00), teh tradisional India yang didihkan dengan susu, gula, dan sari jahe. Waktu diminum kerasa hangat karena aroma jahenya But I prefer this one, Masala Tea (Hot or Iced: S$3.50). Tehnya benar-benar India banget. Gimana nggak, teh tradisional India ini dicampur dengan 4 rempah: cloves/cengkeh, cardamom/kapulaga, cinnamon/kayu manis, fennel/adas. Walaupun terdengar aneh, but trust me it was great =D
Makanan India memang luar biasa pemakaian rempahnya. Tidak berhenti untuk makanan sama minuman, dessert juga pakai rempah! Salah satunya Badam Kheer (S$5.50), irisan almond dan nasi (yapp, nasi!!!) dalam campuran susu yang sedikit creamy plus cardamom/kapulaga dan saffron/kunyit. Dari campurannya memang terdengar menakutkan buat dessert. Tapi ternyata setelah dipadukan rasanya tetap manis dan nikmat ala dessert. Yumm.. Mungkin saya cocok jadi orang India =P
Thanks Khansama.. You probably really the best north indian restaurant in Singapore =)
Khansama Tandoori Restaurant
166 Serangon Road
(Junction of Norris Road)
Singapore 218050
| Left: Butter Chicken; Upper Right: Aloo Pratha; Lower Right: Cheese Garlic Naan |
Naan memang lebih crispy daripada pratha, tapi jangan bayangkan se-crispy kerupuk. Ada lapisan yang crispy tapi ada juga lapisan yang lembut. Perpaduan rasa cheese dan garlic-nya so funtastic!!! Beda lagi sama pratha yang seluruhnya lembut seperti lapisan dalam pie. Dimakan sendiri aja udah enak, apalagi kalo dimakan sama butter chicken-nya?? ENAAAAAAAAAK!!! Saus butter chicken-nya kental banget, benar-benar penuh bumbu dan rempah.. Rasanya kaya dan kuat banget.. Glegg, sampai telan ludah kalau ingat-ingat rasanya. Really a great experience of culinary.. Then I tag this as one of my favorite food!
Ga cuma makanan aja yang diberi rempah. Minuman juga dicampur rempah. Ini dia minuman khas India. Teh Halia (Hot: S$2.50, Iced: S$3.00), teh tradisional India yang didihkan dengan susu, gula, dan sari jahe. Waktu diminum kerasa hangat karena aroma jahenya But I prefer this one, Masala Tea (Hot or Iced: S$3.50). Tehnya benar-benar India banget. Gimana nggak, teh tradisional India ini dicampur dengan 4 rempah: cloves/cengkeh, cardamom/kapulaga, cinnamon/kayu manis, fennel/adas. Walaupun terdengar aneh, but trust me it was great =D
Makanan India memang luar biasa pemakaian rempahnya. Tidak berhenti untuk makanan sama minuman, dessert juga pakai rempah! Salah satunya Badam Kheer (S$5.50), irisan almond dan nasi (yapp, nasi!!!) dalam campuran susu yang sedikit creamy plus cardamom/kapulaga dan saffron/kunyit. Dari campurannya memang terdengar menakutkan buat dessert. Tapi ternyata setelah dipadukan rasanya tetap manis dan nikmat ala dessert. Yumm.. Mungkin saya cocok jadi orang India =P
Thanks Khansama.. You probably really the best north indian restaurant in Singapore =)
Khansama Tandoori Restaurant
166 Serangon Road
(Junction of Norris Road)
Singapore 218050
Minggu, 04 September 2011
The Second Day - From India to China
Hari pertama kemarin cukup menguras tenaga, jadi hari kedua pengennya jalan-jalan santai aja.. Kebanyakan turis kalo ke Singapore pasti pilihnya jalan-jalan di Orchard Road.. tapi berhubung saya merasa bukan turis biasa (lebaynya kumat), jadi plan hari ini mau ke Little India, Orchard Road (walaupun bukan turis biasa tapi tetap wajib ke sini =P), Chinatown, sama Clarke Quay.. Yeah, time is money.. jadi sebisa mungkin memanfaatkan waktu sebaik mungkin dengan memadatkan acara.. wkwk..
Tapi tiba-tiba hujan gerimis turun, jadi akhirnya kami memutuskan makan dulu di The Shoppes @ Marina Bay Sands (mall yang ada di samping Marina Bay Sands Hotel). I will talk about the food in the next post.
Jalan ke Esplanade MRT, sempat foto-foto dulu sama display boneka yang ada di sepanjang lorong Esplanade. Display ini tentang berbagai tokoh yang ada di Singapore, mulai penjual es krim, pembersih meja di food court, penjual mainan, and so many more.
Begitu turun dari stasiun MRT Little India, atmosfer yang kerasa langsung beda banget.. Yang seliweran di sini semua wajahnya ala Shahrukh Khan, Amitabh Bachan, sama Kareena Kapoor.. Aroma udaranya juga jadi berasa wangi-wangian rempah-rempah campur bunga-bungaan.. Sejauh mata memandang juga bangunannya bukan gedung tinggi tapi toko-toko Indian style yang jual emas, bunga, souvenir, baju India, kain sari, atau menawarkan jasa buat henna (semacam tatto khas India yang digambar di tangan). It was so excited!! Berbekal peta di tangan, kami keliling-keliling lihat toko-toko yang ada di sana. Kebetulan ketemu Pura, jadi foto-foto dulu =D
Setelah puas keliling-keliling, tentu tidaklah lengkap kalau gak nyoba kuliner khas India. Check out my next post for the Indian food that I chose =)
Then the next destination was Orchard Road. Jalan yang sudah sangat terkenal sebagai surga belanja di Singapore. Penuh dengan mall mulai dari Ion, Wisma Atria, Takashimaya, Wheelock Place, Ngee Ann City, Paragon, dan masih banyak lagi. Berhubung masih kenyang, jadi cari makanan yang ringan-ringan aja (ringan?!?) Once again, check out my next post for the food that I chose =)
Then the third destination is Chinatown. Sekali lagi, atmosfer yang berbeda begitu turun dari stasiun MRT Chinatown. Di mana-mana matanya sipit semua (kayak mataku gak sipit aja --"), semua ngomongnya pakai bahasa mandarin, bangunannya pun khas Cina kuno. Kembali berbekal peta, kami keliling-keliling menikmati suasana China Town. Di sini banyak toko-toko kecil yang ngejual barang-barang yang murah meriah sampai yang unik kayak The Tintin Shop Singapore.
Sesuai yang tertulis di salah satu dari segudang pamflet yang aku ambil di Tourism Information Board (ini dia salah satu yang menyenangkan dari Kota Singapore, sangat informatif buat turis yang datang ke sini. Kapan ya Indonesia bisa kayak gini? =| ), hari ini (29/08/11) dimulai Mid Autumn Festival/Mooncake Festival/Chinese Lantern Festival. Jadi sesuai namanya bisa ditebak kalau di event ini Chinatown dipenuhi sama penjual kue bulan a.k.a mooncake a.k.a yue bing (月餅) plus lentera. Tapi berhubung perut sudah mulai kerucuk-kerucuk dan hari sudah sekian malam, selesai belanja-belanja kami langsung tancap ke Clarke Quay dan udah gak sempat foto-foto =(
Turun dari MRT Clarke Quay yang jaraknya cuma beda 1 stasiun sama Chinatown, sepanjang jalan juga dipenuhi sama banyak lentera termasuk lentera yang melambangkan 12 shio. Oke, perut sudah tidak bisa kompromi. Sudah sangat perlu diisi, kamera disimpan. Langsung capcus ke tempat makan.
Makanan apa yang kami makan hari ini? Check out my next posts =)
Tapi tiba-tiba hujan gerimis turun, jadi akhirnya kami memutuskan makan dulu di The Shoppes @ Marina Bay Sands (mall yang ada di samping Marina Bay Sands Hotel). I will talk about the food in the next post.
Jalan ke Esplanade MRT, sempat foto-foto dulu sama display boneka yang ada di sepanjang lorong Esplanade. Display ini tentang berbagai tokoh yang ada di Singapore, mulai penjual es krim, pembersih meja di food court, penjual mainan, and so many more.
Begitu turun dari stasiun MRT Little India, atmosfer yang kerasa langsung beda banget.. Yang seliweran di sini semua wajahnya ala Shahrukh Khan, Amitabh Bachan, sama Kareena Kapoor.. Aroma udaranya juga jadi berasa wangi-wangian rempah-rempah campur bunga-bungaan.. Sejauh mata memandang juga bangunannya bukan gedung tinggi tapi toko-toko Indian style yang jual emas, bunga, souvenir, baju India, kain sari, atau menawarkan jasa buat henna (semacam tatto khas India yang digambar di tangan). It was so excited!! Berbekal peta di tangan, kami keliling-keliling lihat toko-toko yang ada di sana. Kebetulan ketemu Pura, jadi foto-foto dulu =D
Setelah puas keliling-keliling, tentu tidaklah lengkap kalau gak nyoba kuliner khas India. Check out my next post for the Indian food that I chose =)
Then the next destination was Orchard Road. Jalan yang sudah sangat terkenal sebagai surga belanja di Singapore. Penuh dengan mall mulai dari Ion, Wisma Atria, Takashimaya, Wheelock Place, Ngee Ann City, Paragon, dan masih banyak lagi. Berhubung masih kenyang, jadi cari makanan yang ringan-ringan aja (ringan?!?) Once again, check out my next post for the food that I chose =)
Then the third destination is Chinatown. Sekali lagi, atmosfer yang berbeda begitu turun dari stasiun MRT Chinatown. Di mana-mana matanya sipit semua (kayak mataku gak sipit aja --"), semua ngomongnya pakai bahasa mandarin, bangunannya pun khas Cina kuno. Kembali berbekal peta, kami keliling-keliling menikmati suasana China Town. Di sini banyak toko-toko kecil yang ngejual barang-barang yang murah meriah sampai yang unik kayak The Tintin Shop Singapore.
Sesuai yang tertulis di salah satu dari segudang pamflet yang aku ambil di Tourism Information Board (ini dia salah satu yang menyenangkan dari Kota Singapore, sangat informatif buat turis yang datang ke sini. Kapan ya Indonesia bisa kayak gini? =| ), hari ini (29/08/11) dimulai Mid Autumn Festival/Mooncake Festival/Chinese Lantern Festival. Jadi sesuai namanya bisa ditebak kalau di event ini Chinatown dipenuhi sama penjual kue bulan a.k.a mooncake a.k.a yue bing (月餅) plus lentera. Tapi berhubung perut sudah mulai kerucuk-kerucuk dan hari sudah sekian malam, selesai belanja-belanja kami langsung tancap ke Clarke Quay dan udah gak sempat foto-foto =(
Turun dari MRT Clarke Quay yang jaraknya cuma beda 1 stasiun sama Chinatown, sepanjang jalan juga dipenuhi sama banyak lentera termasuk lentera yang melambangkan 12 shio. Oke, perut sudah tidak bisa kompromi. Sudah sangat perlu diisi, kamera disimpan. Langsung capcus ke tempat makan.
Makanan apa yang kami makan hari ini? Check out my next posts =)
Langganan:
Komentar (Atom)